Senin, 25 November 2024. SMA Negeri 19 Pekanbaru melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke 79. Upacara dilaksanakan di lapangan SMA Negeri 19 Pekanbaru, dimana petugas upacara bendera adalah Guru. Pembina Upacara yaitu Kepala Sekolah Bapak Agusmir, M.Pd menyampaikan amanat tentang Hari Guru. Upacara berjalan lancar, tertib, dan khidmat.
Sebagaimana yang kita tahu, Hari Guru adalah momen yang diperingati setiap tahun. Momen dalam rangka memberikan penghargaan dan penghormatan kepada para pendidik atas jasa dan peran mereka dalam mencerdaskan anak-anak bangsa. Peringatan ini sebagai bentuk apresiasi profesi guru yang sangat penting dalam pendidikan.
Peringatan Hari Guru di Indonesia bermula dari Kongres PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) pada tahun 1945. Pada kongres tersebut, diputuskan bahwa tanggal 25 November akan diperingati sebagai Hari Guru, sebagai bentuk pengakuan atas perjuangan guru dalam mendidik dan mencerdaskan generasi muda bangsa Indonesia. Tanggal ini diambil untuk mengenang perjuangan dan kontribusi besar para guru dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa.
Pada tahun 1994, pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden No. 78/1994 menetapkan 25 November sebagai Hari Guru Nasional. Sejak saat itu, Hari Guru tidak hanya dirayakan oleh para pendidik, tetapi juga oleh masyarakat sebagai penghargaan terhadap peran guru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Guru bukan sekadar pengajar mata pelajaran, tetapi juga seorang pendidik yang membentuk karakter dan moralitas peserta didik. Di dalam kelas, seorang guru tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan contoh dan teladan yang baik bagi anak didiknya. Peran guru sangat krusial dalam mempersiapkan generasi penerus yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Meskipun banyak tantangan yang dihadapi oleh para guru, peran mereka tetap sangat vital dalam membentuk masa depan bangsa. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita memberikan penghormatan, dukungan, dan perhatian lebih kepada para guru, karena mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membantu membentuk karakter dan kecerdasan bangsa.


